KONGRES KEBUDAYAAN PEMUDA
INDONESIA 2012
PEMUDA
BERKARAKTER
Oleh
:
NURUL ADLIYAH
PURNAMASARI
JURUSAN
ARKEOLOGI
FAKULTAS
SASTRA
UNIVERSITAS
HASANUDDIN
MAKASSAR
2012
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan segala limpahan
Rahmat, Taufik,dan Hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan
makalah tentang PEMUDA BERKARAKTER dalam bentuk maupun isi yang sangat
sederhana. Makalah ini membahas tentang seluk beluk Pemuda Berkarakter yang terdiri dari beberapa
unsur-unsur yang terkait, sesuai dengan topik dari makalah ini.
Makalah
ini dapat memberikan informasi kepada kita sebagai salah satu acuan, petunjuk
maupun pedoman bagi pembaca dalam hal
mengenal bagaimana pemuda dimasa sekarang. Harapan kami semoga makalah ini
dapat membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga
kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini agar kedepannya dapat
lebih baik.
Dalam makalah ini masih terdapat banyak kekurangan
karena pengalaman yang kami miliki masih sangat kurang.Oleh kerena itu kami
harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat
membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Makassar, 15 Oktober 2012
Penulis
BAB
1
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Pemuda adalah suatu umur yang memiliki
kehebatan sendiri, Pemuda mempunyai
kekuatan yang lebih secara fisik dan semangat bila dibanding dengan anak kecil
atau orang-orang jompo. Pemuda mempunyai potensi yang luar biasa, bisa
dikatakan seperti dinamit atau TNT bila diledakan.
Pemuda mempunyai banyak potensi.Akan tetapi jika tidak
dilakukan pembinaan yang terjadi adalah sebaliknya.Potensinya tak
tergali,semangatnya melemah atau yang lebih buruk lagi ia menggunakan
potensinya untuk hal-hal yang tidak baik misalnya tawuran dsb. Sekali lagi,
pemuda adalah usia dan sosok yang hebat tapi tidak semua pemuda hebat
Sejarah pun juga membuktikan bahwa
pemuda berperan penting dalam kemerdekaan.Dimana saja,di negara mana saja
kemerdekaan tak pernah luput dari peran pemuda.Karena pemudalah yang paling
bersemangat dan ambisius memperjuangkan perubahan menuju lebih baik.
Pemuda
pada dasarnya merupakan subjek atau pelaku di dalam pergerakan pembaharuan atau
subjek yang akan menjadi generasi-generasi penerus bangsa dan membangun bangsa
dan tanah air ke arah yang lebih baik. Pemuda, pada khususnya Mahasiswa
dianggap sebagai ‘agent of change’, atau agen perubahan yang akan
pelaksana perubahan dan pembaharuan setiap sisi kehidupan untuk menciptakan
suatu kondisi yang baik dalam kehidupan berbangsa sehingga menghasilkan suatu
situasi yang didambakan oleh setiap bangsa, yaitu kesejahteraan setiap rakyat.
B. RUMUSAN
MASALAH
1. Apa
itu karakter ?
2. Apa
itu pemuda ?
3. Bagaimana
Pemuda yang berkarakter itu ?
4. Apa
yang menyebabkan banyak Pemuda Indonesia kehilangan karakternya sebagai Bangsa
Indonesia ?
5. Pentingkah
karakter kebangsaan dikalangan pemuda ?
BAB
2
PEMBAHASAN
A. Karakter
Karakter
berasal dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau menandai dan memfokuskan
bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah
laku, sehingga orang yang tidak jujur, kejam, rakus dan perilaku jelek lainnya
dikatakan orang berkarakter jelek. Sebaliknya, orang yang perilakunya sesuai
dengan kaidah moral disebut dengan berkarakter mulia.
Pengertian
karakter menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah “bawaan, hati, jiwa,
kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen,
watak”. Adapun berkarakter adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat,
bertabiat, dan berwatak”.
Menurut
Tadkiroatun Musfiroh (UNY, 2008), karakter mengacu kepada serangkaian sikap (attitudes),
perilaku (behaviors), motivasi (motivations), dan keterampilan (skills).
Karakter
mulia berarti individu memiliki pengetahuan tentang potensi dirinya, yang ditandai
dengan nilai-nilai seperti reflektif, percaya diri, rasional, logis, kritis,
analitis, kreatif dan inovatif, mandiri, hidup sehat, bertanggung jawab, cinta
ilmu, sabar, berhati-hati, rela berkorban, pemberani, dapat dipercaya, jujur,
menepati janji, adil, rendah hati, malu berbuat salah, pemaaf, berhati lembut,
setia, bekerja keras, tekun, ulet/gigih, teliti, berinisiatif, berpikir
positif, disiplin, antisipatif, inisiatif, visioner, bersahaja, bersemangat,
dinamis, hemat/efisien, menghargai waktu, pengabdian/dedikatif, pengendalian
diri, produktif, ramah, cinta keindahan (estetis), sportif, tabah, terbuka,
tertib. Individu juga memiliki kesadaran untuk berbuat yang
terbaik atau unggul, dan individu juga mampu bertindak sesuai potensi dan
kesadarannya tersebut. Karakteristik adalah realisasi perkembangan positif
sebagai individu (intelektual, emosional, sosial, etika, dan perilaku).
Individu
yang berkarakter baik atau unggul adalah seseorang yang berusaha melakukan
hal-hal yang terbaik terhadap Tuhan YME, dirinya, sesama, lingkungan,
bangsa dan negara serta dunia internasional pada umumnya dengan mengoptimalkan
potensi (pengetahuan) dirinya dan disertai dengan kesadaran, emosi dan
motivasinya (perasaannya).
B.
Pemuda
Pemuda adalah warga Negara Indonesia
yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia16
sampai 30 tahun.
C.
Pemuda
Berkarakter
Pemuda
berkarakter adalah pemuda yang memiliki wawasan kebangsaan biasanya mempunyai
kepekaan sosial yang tinggi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi oleh
bangsa. Tidak hanya peka, tetapi setelah mengetahui masalah yang ada biasanya
dia akan melakukan upaya untuk bisa memperbaikinya. Pemuda berkarakter memiliki
sikap dan perilaku yang baik, yang sesuai dengan norma yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari. Adapun beberapa ciri pemuda berkarakter yaitu :
1.
Memiliki tujuan hidup
yang jelas.
2.
Mereka yang mampu
bekerja keras demi masa depan.
3.
Mereka yang berani
menjadi expert dalam hal yang berbeda.
4.
Mampu bersaing secara
sehat dalam setiap kompetis.
5.
Menaati setiap
peraturan yang ada.
6.
Mencintai bangsa dan
Negara,
7.
Mencintai bumi dan alam
semesta.
8.
Mampu memndang suatu
secara global, bertindak secara lokal dan berdampak Internasional.
9.
Mampu dan mau bekerja
secara Tim.
10. Menghargai
Perbedaan.
11. Tenang
di segala situasi dan kondisi.
12. Mampu
melihat dari prespektif orang lain.
13. Peduli
terhadap kondisi orang lain.
14. Salalu
Up to date.
15. Punya
Identitas, Siapakah saya dimata orang lain ?
16. Mampu
menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan bangsanya.
17. Mampu
melestarikan kebudayaan dan memperkenalkannya.
Ada
beberapa macam karakter yang perlu dimiliki oleh tiap mahasiswa agar dapat
menjadi pemimpin yang kelak dapat memimpin bangsa ini dengan baik.
Karakter-karakter itu diantaranya adalah :
1. Beretika
2. Berwawasan luas
3. Bertanggung jawab
4. Pintar, rajin dan aktif
5. Memiliki reasa kasih sayang yang
tinggi terhadap sesama.
D.
Hilangnya
Karakter di Kalangan Pemuda
“When
wealth is lost, nothing is lost. When health is lost, something is lost. When
character is lost, everything is lost.”
-Prof. Yoyo Mulyana-
Arus
informasi yang begitu cepat merambah keberbagai lapisan masyarakat dan tidak
terkecuali para pemuda, yang sehingga
berbagai budaya dari luar dapat merubah pola pikir dan cara pandang mereka
dalam berbuat dan bertingkah laku. Sehingga mereka meninggalkan karakter mereka
sebagai warga Negara Indonesia dan melupakan jati diri mereka.
Dalam realita yang
kita temui lebih banyak pemuda yang tidak sadar dan tidak memiliki karakter,
sehingga bermunculanlah pemuda-pemudi yang tidak memiliki perilaku yang baik,
seperti pemuda yang tidak memiliki sopan santun kepada para orang tua, pemuda
yang lebih menyukai hidup dengan bebas, mengonsumsi obat-obatan terlarang,
pergaulan bebas antara mahasiswa dengan mahasiswi, berdemonstrasi dengan tidak
mengikuti peraturan yang berlaku bahkan hal terkecil seperti menyontek disaat
ujian.
Selain
itu, banyak juga pemuda yang tawuran yang tidak jarang menyebabkan
korban-korban berjatuhan, merusak fasilitas umum, dan mengganggu ketenangan
masyarakat.
Yang
lebih ironis, Bahkan tak sedikit pemuka agama, intelektual, dan rohaniwan yang
meyakini kondisi kehidupan bangsa yang makin buruk dan terpuruk. Dan semua
terjadi karena makin hilangnya jatidiri kita sebagai bangsa. Bangsa ini
mengalami krisis identitas, krisis kepemimpinan, krisis keteladanan, hingga
krisis moral. Korupsi yang makin menggurita dan melibatkan banyak petinggi
negara merupakan simptoma yang nyata dan tak terbantahkan. Juga hukum yang tak
mampu memenuhi rasa keadilan masyarakat, kolusi, nepotisme, dan praktik-praktik
immoral para penyelenggara negara merupakan indikasi lain yang menjadi
tontonan masyarakat setiap hari. Sementara itu, berbagai perilaku kekerasan di
kalangan masyarakat, ketidakpedulian, intoleransi, perjudian, serta berbagai
kriminalitas yang makin kerap terjadi menjadi semacam bukti yang menunjukkan
bahwa bangsa ini sedang sakit. Inilah akar persoalan yang kita hadapi sebagai
bangsa yang semuanya berakar pada makin tergerusnya moralitas sebagai inti dari
karakter manusia, jatidiri bangsa.
“Seseorang akan menjadi
pribadi yang unggul dan berkualitas saat ia mampu menjadikan hati dan
pikirannya sebagai panglima dalam hidupnya”
Berdasarkan
hal tersebut, dalam menentukan suatu kualitas seorang pemuda tidak hanya
dilihat dari cara berfikirnya dalam menggunakan pikiran atau otaknya saja.
Karena jika seorang hanya menggunakan pikirannya saja dalam menemukan sebuah ide, pilihan ataupun keputusan, maka yang akan tercipta tersebut hanyalah sebuah
pemikiran-pemikiran yang rasional saja, yang dimana alangkah lebih baiknya jika
pemikiran dengan mengunakan otak di seimbangkan dengan pemikiran dengan
menggunakan hati, akan menjadikan setiap pemikiran-pemikiran tersebut lebih
selaras.
Keberhasilan dan
kesuksesan seseorang tentunya tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan
intelektual yang dimilikinya saja, melainkan ada faktor lain yang justru
mempunyai andil besar yakni kecerdasan spiritual dan emosional. Pasalnya,
dengan mengkolaborasikan ketiga hal tersebut seseorang akan mampu menjadi
pribadi yang unggul, tidak hanya cerdas, namun juga memiliki moral dan sikap
yang berkualitas tinggi.
E. Pemuda
Berkarakter Kebangsaan
Pemuda diharapkan mampu menjadi
penerus bangsa telah kehilangan karakter kebangsaan mereka. Hal ini terjadi
akibat modernisasi yang semakin deras terjadi dikalangan mereka. Dimana mereka,
bahkan melupakan nilai-nilai budaya yang seharusnya menjadi penunjuk karakter
mereka. Mereka lebih memilih untuk mengikuti arus modernisasi.
mereka
seharusnya memiliki karakter kebangsaan, yang mampu melestarikan dan
mempertahankan kebudayaan. Mereka harus mempu menerapkan nilai-nilai kebudayaan
dalam kehidupan mereka. Dan juga tidak mudah terpengaruh oleh budaya dari luar.
Pemuda yang berkarakter juga haruslah
Memelihara etika dan budaya dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi.
Karena itu sinergi antara pengusaaan teknologi dan pemahaman budaya harus harus
berjalan agar tidak timpang. Keduanya harus mampu diletakkan dalam posisi
yang seimbang agar kehidupan yang kita lakoni agar lebih tenteram, sejahtera
dan bermartabat.
Kita Sebagai seorang pemuda yang memahami makna kebudayaan, kita
sangat berperang penting dalam pelestarian kebudayaan agar kebudayaan bangsa kita
tidak pudar karena ada pengaruh dari budaya budaya luar. Pemuda merupakan anak bangsa yang menjadi
penerus kelangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara Indonesia.
Salah
satu ciri seorang pemuda berkualitas, dan berkarakter kebangsaan ialah mereka
yang mampu mempertahankan serta menjujung tinggi kebudayaan daerah. Mereka yang
ada akan penting kebudayaan bagi masa depan bangsa serta masa depannya sendiri.
Walaupun,
maraknya kebudayaan dari luar yang masuk kedalam, seorang pemuda yang
berkarakter kebangsaan tidak akan meninggalkan kebudayaannya hanya karena hal
tersebut. Bahkan seorang mahasiswa harus menggunakan kemampuan mereka sebagai
seorang pemuda yang berkualitas untuk menggunakan hal tersebut demi kemajuan
serta kelestarian kebudayaan.
Salah satu contoh pemuda yang
berkarakter kebangsaan yaitu mereka yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai
kearifan lokal daerah masing-masing. Sebagai contohnya pada mahasiswa yang
berasal dari daerah Bugis dan Makassar, mereka tetap menjujung tinggi nilai
sipakatau, serta siri’ na pace dalam kehidupan mereka.
Mereka yang bangga mengunakan batik
dalam keseharian mereka, mereka pun juga tidak merasa malu memakan makanan khas
daerah,.
Tetapi hal yang menyedihkan
ialah banyaknya generasi muda yang tidak mengerti betapa pentingnya peranan
mereka. Generasi muda banyak yang tidak
mengerti akan pentingnya peran mereka dalam melestarikan nilai budaya . serta Kurangnya
rasa nasionalisme para pemuda terhadap nilai budaya Indonesia.
F.
Membangun
Pemuda Berkarakter
Ada berbagai cara untuk menanamkan
jiwa pemuda yang berkarakter, dan kali ini saya akan berbagi cara menanamkan
jiwa ini pada diri kalian masing-masing.
1. Belajarlah Menghargai diri
sendiri
cara pertama ini, merupakan cara
yang harus dilakukan terlebih dahulu. Secara tak kita sadari ketika kita tengah
menghargai diri sendiri kita telah belajar bagaimana menghargai orang lain.
Seorang yang ingin memiliki karakter haruslah bisa menghargai dirinya sendiri,
dan cara ini juga dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri kita dalam segala
hal.
2. Menghormati orang yang lebih tua
dan menghargai orang yang lebih muda
Sering kali seseorang ego akan
menghargai orang yang lebih muda umurnya dari dirinya, meskipun ia telah
menghormati orang yang lebih tua namun tidak sangup menghargai orang yang lebih
muda sama saja ia telah melakukan hal yang salah. Sebab Jika kita ingin
dihargai orang lain maka kita juga harus menghargai orang lain.
3. Tanamkan rasa nasionalisme
terhadap negara
Jika kita telah melakukan cara ke 1
dan 2, maka kita baru bisa ketahap selanjutnya. Yaitu menanamkan jiwa
Nasionalisme. Sebenarnya telah banyak yang posting tentang ini di blog lain.
Maka dari pada itu saya hanya berbagi bagaimana caranya versi saya sendiri.
adapun caranya adalah sbb :
1. jangan pernah menjelek-jelekan
negara sendiri
2. Hormati para pahlawan terdahulu
3. Cinta akan Produk, Sarana dan
Prasarana yang ada dinegara sendiri
4. Cari lebih tau mendalam tentang negara sendiri
5. DLL yang menurut kamu bisa menanamkan jiwa
nasionalisme dalam diri kamu
BAB
3
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pemuda berkarakter adalah pemuda
yang memiliki wawasan kebangsaan biasanya mempunyai kepekaan sosial yang tinggi
terhadap permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa. Tidak hanya peka,
tetapi setelah mengetahui masalah yang ada biasanya dia akan melakukan upaya
untuk bisa memperbaikinya. Pemuda berkarakter memiliki sikap dan perilaku yang
baik, yang sesuai dengan norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.
B. Saran
Jadilah
pemuda yang berkarakter, yang berguna bagi bangsa dan Negara. Serta, menerapkan
nilai-nilai lokal dalam kehidupan dan melestarikan serta memperkenalkan
kebudayaan ke dunia.
DAFTAR
PUSTAKA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar