PENGANTAR ARKEOLOGI UMUM
TUGAS MID SEMESTER
KERAGAMAN ARKEOLOGI
OLEH
:
NURUL
ADLIYAH PURNAMASARI
F61112003
JURUSAN
ARKEOLOGI
FAKULTAS
ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS
HASANUDDIN
MAKASSAR
2012
-KERAGAMAN ARKEOLOGI-
Arkeologi adalah sebuah Ilmu yang
mempelajari tentang bagaimana terciptanya sebuah Kebudayaan berdasarkan
fakta-fakta dan bukti material yang ada.
Arkeologi memiliki keragaman,
diantaranya
1. Arkeologi Industri
1. Arkeologi Industri
Arkeologi industri pertama
kali diciptakan pada tahun 1950 di Birmingham, Inggris oleh Michael Rix. Arkeologi
ini mempelajari bagaimana struktur bangunan
pada bangunan-bangunan peninggalan masa lampau. Misalnya struktur pada
bangunan peninggalan masa kolonial
Seorang arkeolog
yang berfokus pada bidang ini memerlukan pelatihan sebagai seorang sejarawan
arsitektur.
2. Arkeologi Bawah Air.
Arkeologi bawah air atau yang sering disebut
arkeologi maritim memfokuskan penelitiannya terhadap situs arkeologi yang
berada dibawah laut. Misalnya kapal yang karam beratus-ratus tahun yang lalu. Contohnya
kapal pesiar yang pernah diceritakan dalam film, yakni kapal titanic.
Selain
itu, arkeologi ini bisa digunakan untuk mengungkap peradaban-peradaban yang
telah hilang di bawah laut, misalnya paradaban atlantis.
3.
Arkeologi Marxis
Arkeologi
marxis meneliti dengan menggunakan kerangka marxisme. Marxisme ialah sebuah teori yang diciptakan oleh Karl
Marx pada bukunya yang berjudul Das Kapitalis.
Marx menyusun sebuah teori besar yang berkaitan dengan sistem ekonomi, sistem sosial, dan sistem politik. Pengikut teori ini di sebut marxis, itulah
mengapa arkeologi ini disebut arkeologi marxis.
Penelitan dengan menggunakan teori ini
pertama kali diciptakan oleh seorang arkeolog dari Uni Soviet yang kemudian
juga digunakan oleh para arkeolog-arkeolog lain di Inggris. Arkeologi ini berfokus pada penelitian
tentang bagaimana perkembangan kehidupan sosial dan mata pencarian hidup atau
sistem ekonomi manusia pada masa lampau hingga sekarang ini. Tapi kebanyakan
arkeologi marxis digunakan untuk penelitian arkeologi yang membahas
mengenai bagaimana terciptanya
benda-benda material yang ada pada masa kini.
Misalnya, seperti pada Revolusi Neolitik.
Dimana, revolusi neolitik yaitu perkembangan kehidupan dari cara hidup yang
nomadem dan berburu dan menjadi menetap dan bercocok tanam.
4.
Arkeologi Gender
Gender, sering disebutkan untuk membedakan jenis kelamin
antara pria dan wanita, termasuk bagaimana peran mereka alam kehidupan ini. Sama
halnya dengan Arkeologi Gender, dimana arkeologi ini memfokuskan penelitiannya
pada bagaimana peran pria dan wanita dalam sistem sosial dan mata pencarian pada
kehidupan manusia ataupun bagaimana pembagian kerja antara wanita dan pria pada
masa lampau.
Namun, teori ini mendapatkan kritik dari Alison White,
dimana dia mengatakan teori ini dianggap menghilakan peran-peran wanita dalam
kehidupan.
Walaupun mendapatkan kritikan, teori ini tetap digunakan
sebagai kerangka untuk meneliti dan mengungkap bagaimana peran antara pria dan
wanita pada masa lalu dalam kehidupan.
5.
Arkeologi Sosial
Arkeologi ini mempelajari
mengenai bagaimana kehidupan, struktur sosial, sistem sosial dan
perubahan-perubahan sosial yang terjadi pada manusia masa Lampau melalui
tinggalan budayanya, seperti artefak, ekofak dan situs. Arkeologi sosial mampu
memberikan informasi mengenai bagaimana orang-orang masa lampau mengatur dirinya
dan lingkungan hidupnya juga bagaimana iklim dan keadaan alam pada masa
tersebut.
Daftar Pustaka
Brian, Fagan M., IN THE
BEGINNING : An Introduction to Archaeology,
New York : HarperCollins : 1994
McGuire, Randall H. Sebuah Arkeologi Marxis. Academic
Press, Inc, New York : 1992
Alison Wylie, Doing
Archaelogy as s Feminist: Introduction. Jurnal arkeology Methode and Theory. : 2007
Mary Baker: Enabling Perspektive or Politically
Correct Term? An Analysis of How Gender and Material Culture are Viemed by
1990s Academia. Jurnal Gender